#  0042

Asa dan Prahara

Masih tersisa raut tersenyum itu
merona saat janji suci diucapkan
Ku tetapkan hati dengan  bersih
mengikutimu dalam langkah pasti

Ku berharap kau jadi imamku
dalam setiap detik waktu ku
meraih cita menggapai mimpi
dalam rida yang Maha Tinggi

kini...
senyum berubah tangisan
tawa berubah amarah
canda berubah cacian
panutan berubah musuhan

terhempas sudah asa mulia kita
terhuyung dalam puting beliung
genggaman tangan lepas sudah
Bahtera kita tenggelam dalam Asa dan Prahara

By : Hergi
Curup. 15 Januari 2018







Komentar

Postingan populer dari blog ini