# 0033

Selimut Dosa

Malam semakin larut dingin menusuk kalbu terdalam
Ku masih terjaga dalam gemerlap pesta temaram
Bergelut dengan dosa yang semakin menghitam
Gerah gelora bersambut dengan senyuman karam

aku terjerumus kehinaan tak terelakkan
buaian alunan irama  bujukan setan
mereguk sejuta nikmat dalam kehampaan
semesta api laknat membakar tak kupedulikan

Mata terbuta dalam peluk erat tarian dansa
melumat menyerap indahnya godaan maya
Lumpur menggumul larut dalam jiwa jaya
Membangun istana nista yang terpedaya

Selimut dosa menghangat dalam jiwa laknat
Terlelap entah sampai kapan akan tersingkap....


By Hergi
Curup, 13 Januari 2018





Komentar

Postingan populer dari blog ini