# 0023
Salamku (untuk Ayah)
Terbersit seuntai kisah berlalu
Terungkap raut wajah bersahaja
Tatapmu tak pernah berubah
Tak pernah kau ucap berjuta cita
Terungkap raut wajah bersahaja
Tatapmu tak pernah berubah
Tak pernah kau ucap berjuta cita
Erat tanganmu memegang asa
Tegar kakimu melawan usia
Kuat bahumu memikul derita
Agar anakmu tak sia-sia
Tegar kakimu melawan usia
Kuat bahumu memikul derita
Agar anakmu tak sia-sia
Ayah....
Kenangan itu kini digilas masa
Namun puing cerita takkan terpisah
Duka bahagia penyusunnya
Terbingkai indah di dalam dada
Kenangan itu kini digilas masa
Namun puing cerita takkan terpisah
Duka bahagia penyusunnya
Terbingkai indah di dalam dada
Ayah....
Ku tahu kau menunggu, ku tahu kau berharap
Maafkanlah bila kami tak mampu buatmu senyum
Maafkanlah bila kami tak mampu buatmuu bangga
Ku tahu kau menunggu, ku tahu kau berharap
Maafkanlah bila kami tak mampu buatmu senyum
Maafkanlah bila kami tak mampu buatmuu bangga
Ayah ....
Sepotong doa yang ku unggah
Dari jemari yang tak berarti
Semoga kelak kan kembali
Berkumpul kita di akhir nanti
Sepotong doa yang ku unggah
Dari jemari yang tak berarti
Semoga kelak kan kembali
Berkumpul kita di akhir nanti
Salamku untukmu ayah tercinta....
By Hergi
Komentar
Posting Komentar