# 0097

Aku hanya sebuah nama
Nama itu tersebut dan tertulis 47 tahun silam
Diiringi jerit tangis sedih dan bahagia
Bercampur dalam satu wadah gembira
Hilangkan gundah derita bunda dalam lelah
Nama itu kini telah menjelang senja
Langkahkan diri menuju hijrah terakhir kalinya
Tapak-tapak kaki menjejak penuh noda
Berbekas kasat mata tak terkira
Begitu banyak jalan yang telah dilalui nama itu
Tebing terjal dan jalan berliku tanpa pemandu
Onak dan duri terinjak dikaki terasa perih
Dahan dan ranting penghalang di kanan kiri
Aku hanya sebuah nama
Terukir dalam sejarah dunia tempat bersinggah sementara
Ketika kelak terbenam usia dalam kelam malam
Itulah perjalanan abadi yang entah dimana berakhirnya....
Dua tangan ini menengadah berharap sempurna
Ketika kelak berhadapan di sidang paripurna
Timbangan amal penentu tempat akhirnya
Kuharap nama itu ditulis di dalam jannah.....
Hergi.... 11 Maret 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini